Museum Siginjei Pamerkan 80 Keramik Kuno dari Eropa dan Asia

KILAS JAMBI– Pameran keramik kuno yang digelar Museum Negeri Siginjei menjadi ajang pengenalan budaya masa lampau. Sebanyak 80 keramik yang dipamerkan berasal dari Eropa dan Asia.

Pameran berlangsung sejak 22-28 September 2020 di masa pandemi, pihaknyapun menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Panitia Pameran Museum Siginjei, M Erman menuturkan pameran ini, bertujuan untuk mengenalkan Jambi di masa lalu. Di mana telah mejalin hubungan dengan daerah luar.

“Dalam pameran ini, kita ketat mengikuti protokol kesehatan. Jadi pengunjung jangan sampai khawatir,” kata Erman, Senin (28/9/2020).

Ia mengatakan pameran dilakukan selama sepekan. Sampai sekarang, sudah 150 orang datang berkunjung.

Jumlah itu memang kecil, dibanding sebelum pandemi. Maka dari itu, pihak Museum Singinjei tidak mematok target pengunjung.

Untuk koleksi yang dipamerkan saat ini, kata Erman, adalah keramik kuno yang berasal dari berbagai tempat, seperti Eropa, Asia dan Indonesia.

“Kami punya ratusan keramik. Tapi yang dipamerkan 80 keramik saja. Dari total itu, keramik yang berasal dari Jambi, Eropa, dan Asia,” kata Erman menjelaskan.

Selama ini, kata Erman, pihaknya melakukan konservasi koleksi dengan pencegahan dan perawatan keramik yang ada. Pihaknya semantiasa menjaga peninggalan sejarah dengan baik.

Sementara itu, pengunjung museum, Reginanza mengaku tidak khawatir dalam kondisi pandemi, berkunjung ke museum untuk mencari hal baru.

“Pameran ini sangat bagus, karena bisa menemukan hal luar biasa yang berasal dari masa lalu. Keramik yang paling unik itu, mangkok dari Cina Utara,” kata mahasiswa yang kuliah di Universitas jambi ini.

Penulis: Asila
Editor: Wendy

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts