CAPPA-Universitas Muhammadiyah Jalin Kerja Sama Akademik Bidang Kehutanan

[tps_title]KILAS JAMBI –[/tps_title] Isu perhutanan sosial menjadi perhatian serius Universitas Muhammadiyah (UM) Jambi dengan Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi, perhatian serius itu dituangkan dalam bentuk memperkuat kerja sama akademik di bidang kehutanan.

Selasa (2/3), UM Jambi dan CAPPA melakukan penandatanganan MoU dan MoA, yang dihadiri langsung Rektor, Dekan, Ketua Prodi Kehutanan dan Lembaga di lingkungan UM Jambi. Sedangkan dari Yayasan CAPPA langsung dihadiri Direktur Yayasan CAPPA, M Zuhdi.

Rektor UM Jambi, Nurdin menyampaikan pihaknya sangat bergembira dan memberi apresiasi atas kesediaan CAPPA bekerja sama dengan UM Jambi, ia mengharapkan dengan terbangunnya kerja sama ini kedua pihak bisa saling bersinergi untuk meningkatkan kualitas Program Studi (Prodi) Kehutanan UM Jambi, dan bisa memperluas jaringan untuk memperkenalkan Prodi Kehutanan UM Jambi ke berbagai stakeholder.

Sementara itu, menurut Ketua Prodi Kehutanan UM Jambi, Hendra Kurniawan, terjalinnya kerja sama ini merupakan hal yang sangat membanggakan, karena Prodi Kehutanan merupakan jurusan baru di Fakultas Sains dan Teknologi di UM Jambi. Saat ini Prodi Kehutanan ini baru memasuki tahun kedua di Universitas Muhammadiyah Jambi.

“Kerja sama ini merupakan langkah awal untuk mulai membangun jaringan dan berkerja sama dengan stakeholder yang membidangi kehutanan, salah satu nya dengan Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi yang menurut kami memiliki pengalaman yang cukup panjang berkaitan dengan hal-hal yang behubungan dengan kehutanan, terutama penyelesaian konflik tenurial dan lain sebagainya,” kata Hendra.

Hendra berharap ada sinergi di antara Program Studi Kehutanan dengan Yayasan Cappa Keadilan Ekologi, dan terus bersama-sama membangun kehutanan di Provinsi Jambi, terutama untuk isu-isu Perhutanan Sosial dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Direktur Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi, M Zuhdi juga berharap melalui kesepakatan kerja sama yang untuk pertama kali dilakukan pihaknya dengan universitas, tercipta kolaborasi antara akademisi dengan lembaga yang konsen terhadap isu-isu lingkungan dalam penanganan berbagai konflik kehutanan di Jambi.

“Sektor kehutanan ini merupakan tanggung jawab bersama, bagaimana bisa memberi manfaat kepada masyarakat dengan tetap menjaga keberlanjutan dari lingkungan. Akedemisi menjadi salah satu pihak yang sangat diharapkan perannya,” kata aktivis lingkungan yang akrab disapa Cik Edi tersebut.

Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi, katanya Zuhdi, melihat Prodi Kehutanan Universitas Muhammadiyah Jambi menjadi sektor penting untuk kemajuan penanganan isu bidang kehutanan ke depannya, mengingat banyaknya sumber daya manusia yang mumpuni dalam bidang kehutanan.

“Sebuah kebanggaan di Provinsi Jambi ada kampus yang fokus di bidang kehutanan. Bagi CAPPA sendiri dengan kerja sama ini kami berharap prodi kehutanan bisa membantu kami dalam peningkatan kapasitas masyarakat, dan perbaikan tata kelola kawasan di areal masyarakat dampingan kami,” kata Zuhdi.

Kerja sama yang dibangun antara Yayasan Cappa dengan Universitas Muhammadiyah Jambi melalui penandatanganan MoU dan MoA yang telah dilakukan, merupakan langkah bagaimana program kerja yang sudah disepakati bisa dijalankan. (*)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts