Connect with us

Budaya

Ngneng Budayo Rambutan Masam, Tampilkan 130 Potensi Budaya

Published

on

Ngneng Budayo Rambutan Masam
Ngneng Budayo Rambutan Masam. foto : ist

kilasjambi.com, Batanghari – Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari menggelar acara Ngneng Budayo.

Acara ini merupakan rangkaian terakhir unjuk aksi dari program Desa Pemajuan Kebudayaan yang difasilitasi Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud tahun anggaran 2021.

Kegiatan dimulai dari Temu Kenali yang berlangsung dari Juni yakni mengumpulkan data budaya desa. Selanjutnya tahap pemanfaatan dan pengembangan. Tahapan terakhir unjuk aksi 26-28 November 2021.

Untuk melakukan semua tahapan itu, Kemendikbud menunjuk Daya Desa sebagai koordinator desa, Munawir Syahrobi dan Pendamping Kabupaten, Penggiat Budaya Batanghari, Sean Popo Hardi.

“Kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat dan stakeholder desa maupun di luar desa yang berlangsung selama tiga hari ke depan,” kata Sean Popo, Penggiat Budaya Batanghari, Jumat (26/11).

Pencak Silat di Desa Rambutan Masam Kabupaten Batanghari.

Pencak Silat di Desa Rambutan Masam Kabupaten Batanghari.

Acara ini dimulai Jumat 26 November 2021 pukul 14.00 WIB yang menampilkan pertunjukan tradisi, pameran benda budaya dan permainan rakyat.

Sedangkan pada Sabtu dari pukul 08.30 – 17.00 WIB menampilkan perlombaan Tradisi lisan, Tahrim, Saloko Meminang, Pencak Silat, Permainan Ayam-ayam.

Dilanjutkan pada malam harinya ziarah makan dan ngodar. Adapun acara pada hari ketiga Minggu, 28 November 2021 yaitu Bekarang Besamo, Lomba Masak dan Penutupan sore harinya.

Potensi alam di Desa Rambutan Masam

Potensi alam di Desa Rambutan Masam

Menurut Robi, selaku Daya Desa, kegiatan ini menampilkan 130an potensi budaya yang sudah didaftarkan ke laman Kemendikbud RI.

Acara ini juga melibatkan partisipasi seluruh warga desa tanpa kecuali dan menggandeng stakeholder terkait baik dari pemerintah desa, kabupaten, provinsi maupun pihak swasta lainnya.

“Harapannya agar kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menjadi program rutin setiap tahun di Desa Rambutan Masam,” kata Robi.

Hermanto, ketua panita mengatakan persiapan dilakukan dengan maksimal.

“Mudah-mudahan apa yang telah direncanakan sesuai dengan harapan. Kita mengajak seluruh masyarakat desa mensukseskan acara ini. Ini merupakan upaya kita untuk mengingat kembali budaya kita yang perlahan mulai tergerus,” jelasnya.

Potensi kerajinan tangan di Desa Rambutan Masam

Potensi kerajinan tangan di Desa Rambutan Masam

Acara ini dibuka Asisten 2 Setda Batanghari yang mewakili Bupati Batanghari pada pembukaan yang berlangsung pada Jumat, pukul 14.00 WIB di Telago Bidar, Desa Rambutan Masam.

Dalam sambutannya, Asisten 2 Setda Batanghari mengatakan suatu kebanggaan bagi Kabupaten Batanghari karena ditunjuk sebagai Desa Budaya oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI. Ia berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan, tidak hanya tahun ini saja. (*)

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *