Kesetaraan Raih Prestasi Mahasiswa Disabilitas UIN Jambi melalui Beasiswa

UIN Jambi memberi perhatian kepada mahasiswa penyandang difabel berupa beasiswa KIP, foto: dok UIN Jambi

Jambi – Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Pemberi dan Penyayang, terlontar dari rongga mulut Neval Rismanda dan Putri Fatimah Zahra, dua mahasiswa penyandang disabilitas UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi angkatan 2023 yang memperoleh beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) tahun 2023.

Neval dan Putri dinyatakan lolos penerima beasiswa KIP bersama 500 orang mahasiswa lainnya dari berbagai prodi yang ditetapkan melalui Surat Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Nomor: B-4542/WR-lll/PP.00.9/10/2023 tertanggal, 19 Oktober 2023.

Neval Rismanda teman difabel penyandang tuna netra merupakan mahasiswa Semester I Prodi Sistem Informatika Fakultas Saintek UIN Sulthan Thaha Saifuddin, tercatat sebagai  anak yang berprestasi dan memiliki bakat seni. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan tarik suaranya yang mempesona. Meskipun memiliki keterbatas, Neval punya cita-cita untuk tidak sekadar tamat SMA sederajat, pasca menyelesaikan pendidikan di SLBN Prof. Sri Soedewi Jambi. Ia memiliki tekad kuat ingin meraih gelar sarjana dan bisa sukses seperti yang lainnya.

“Terima kasih kepada UIN Jambi yang telah menfasilitasi saya untuk kuliah di sini, bahkan memberikan peluang beasiswa bagi kami mahasiswa disabilitas,” kata Neval.

Sementara Putri Fatimah Zahra, penyandang tuna rungu merupakan mahasiswa Semester I Prodi Ilmu Pemerintahan Fakultas Sariah UIN Sulthan Thaha Jambi, merasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar UIN Jambi, meskipun memiliki keterbatasan Putri bertekad untuk bisa menyelesaikan S1 tepat waktu.

“Apalagi kami punya tanggung jawab sebagai penerima beasiswa KIP, terima kasih kepada Pak Rektor dan Pimpinan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, khususnya Pusat Kajian Disabilitas UIN Jambi yang telah memberikan fasilitas serta perhatian khusus kepada kami anak-anak disabilitas untuk bisa kuliah S1, yang sebelumnya tak pernah terbayangkan oleh saya,” kata Putri dengan bahasa isyarat melalui penerjemah.

Ketua Pusat Kajian Disabilitas UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Dr. H. M. Syahran Jailani, M.Pd, mengatakan dengan diperolehnya beasiswa KIP oleh dua orang mahasiswa disabilitas UIN Jambi membuktikan bahwa kampus memiliki komitmen tinggi untuk men-support kehadiran anak-anak disabilitas, untuk setara dengan mahasiswa lainnya dalam memperoleh pendidikan.

“Ini bentuk apresiasi pimpinan kepada mahasiswa disabilitas, bahwa keterbatasan bukanlah kendala bagi setiap anak manusia di Indonesia untuk meraih mimpi, beasiswa ini juga merupakan salah satu program unggulan Kementerian Agama RI menjadikan PTKI se-Indonesia kampus insklusi dan ramah disabilitas,” kata Syahran.

Dilanjutkannya, beasiswa KIP bagi mahasiswa disabilitas UIN Jambi adalah upaya untuk menggelorakan anak-anak disabilitas lainnya di Provinsi Jambi, bahkan di Indonesia untuk terus meraih cita-cita melalui dunia pendidikan dan bagi Pusat Kajian Disabilitas UIN Jambi.  Kehadiran mahasiswa disabilitas yang memperoleh beasiswa sebagai bukti pendukung dalam rangka pengisian borang perangkingan dunia kampus insklusi dan ramah disabilitas yang dilaksanakan eleh Unesa-Dimetric setiap tahunnya.

“Dan Insya Allah tahun 2023 ini Pusat Kajian Disabilitas UIN Sulthan Thaha Saifuddin akan ikut serta untuk kedua kalinya dan sekarang terus dalam proses finalisasi pengisian borang Unesa-Dimetric kampus ramah disabilitas,” katanya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts