Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan Unja Gelar Kuliah Umum Bertema Jurnalistik

Jambi, kilasjambi.com – Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (Unja) menggelar kuliah umum, Selasa (26/10). Kegiatan ini mengusung tema terkait jurnalistik dan olahraga dengan menghadirkan dua jurnalis senior, Herri Novealdi dan Ketua AJI Jambi, A Riki Sufrian.

Ketua Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan, Palmizal mengatakan, bahwa momen kuliah umum ini sangat penting. Kegiatan ini adalah momen yang pas untuk mahasiswa menambah wawasan di luar ilmu dan pendidikan keolahragaan yang mereka pelajari.

Menurutnya, sudah saatnya mahasiswa di Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan untuk mengembangkan wawasannya. Terlebih karena era saat ini yang menghendaki mahasiswa untuk bisa berpikir secara kreatif, progresif, dan sesuai kebutuhan zaman.

“Ke depan harapan kita ada banyak keterampilan dimiliki mahasiswa. Supaya mereka bisa makin mengembangkan potensinya untuk bekal mereka,” ujarnya.

“Misalnya, dengan kuliah umum kali ini, harapan kita mahasiswa mulai melirik potensi bidang jurnalistik olahraga,” katanya lagi.

Salah seorang pemateri, Herri Novealdi mengatakan, bahwa tren saat ini terbuka lebar bagi siapapun ingin berkegiatan secara jurnalistik. Termasuk untuk bidang jurnalistik olahraga. Memang dibutuhkan seorang jurnalis yang di samping mengetahui ilmu jurnalistik, juga ilmu keolahragaan.

Untuk di Jambi sendiri, kata dia, sudah diperlukan regenerasi untuk jurnalis olahraga. Karena jumlah jurnalisnya sudah tidak banyak lagi.

“Nah, di sinilah peluang kita, mahasiswa di sini. Ayo sejak sekarang mulai kita pertimbangkan opsi itu,” ujarnya.

“Sekarang ada banyak ruang bagi kita bila ingin memproduksi informasi sesuai standar jurnalistik. Bisa nanti melalui media mainstream (arus utama) maupun sejak sekarang dengan memanfaatkan media alternatif. Kita pun bisa memanfaatkan saluran-saluran ataupun banyak aplikasi di internet,” katanya lagi.

Pemateri lainnya, A Riki Sufrian, juga mendorong mahasiswa sejak sekarang mulai berpikir dan bertindak sekreatif mungkin. Dalam sesi materi mobile journalism yang disampaikannya, Riki menyebut bahwa saat ini sangat terbuka lebar bagi mahasiswa untuk membuat berbagai karya.

“Dari handphone yang kita miliki, bisa memproduksi banyak karya,” katanya.

Dalam pemaparannya, Riki juga memberikan sejumlah tips kepada peserta kuliah umum. Tips itu dinilai sangat berguna untuk membuat berbagai konten seputar olahraga.

“Ketika kita berbicara olahraga, bukan hanya sekadar cerita hasil pertandingan saja. Tapi juga sebelum pertandingan berlangsung, cara menjaga fisik, dan lain sebagainya. Ini peluang besar bagi kita,” ucapnya.

Untuk diketahui, acara ini digelar semi virtual/hybrid dengan diikuti mahasiswa secara offline dan juga online. (*)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts