Connect with us

Jambi

Empat Mahasiswa Jambi Dilarikan ke Rumah Sakit

Published

on

Aksi unjuk rasa mahasiswa Jambi menolak UU Cipta Kerja, Senin (12/10/2020). Foto: Hidayat

KILASJAMBI– Sebanyak empat mahasiswa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka parah setelah aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja, di DPRD Jambi, Senin (12/10/2020), bentrok dengan aparat keamanan.

Keempat mahasiswa itu dibawa ke rumah sakit terdekat dari titik demonstrasi, yakni RSUD Raden Mattaher.

“Ada empat kawan kami yang dibawa ke rumah sakit,” kata Koordinator Lapangan Medis Massa Aksi, Yoga Aditya di lokasi.

Adapun keempat peserta massa aksi demo yang dibawa ke rumah sakit, di antaranya satu orang mengalami luka pada bagian kepala.

“Kemudian dua orang susah bernapas, dan satu lagi trauma,” kata dia.

Aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Jambi, masih terus berlanjut. Aksi mereka lakukan untuk menolak UU Cipta Kerja.

Massa aksi mahasiswa yang menolak UU Cilaka itu mencapai 3.000 orang. Dalam aksi itu sempat terjadi kericuhan.

Kericuhan bermula saat aparat keamanan memukul mundur massa. Water cannon dan gas air mata ditembakkan ke arah massa.

Mahasiswa pun berhamburan melarikan diri untuk menghindar dari gas air mata.

Tembakkan gas air mata dibalas mahasiswa. Massa aksi kembali melemparkan gas air mata ke arah polisi.

Reporter: Hidayat
Editor: Gresi Plasmanto

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *