Connect with us

Jambi

Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Jambi Bagian Barat, Terutama Kerinci

Published

on

Kepala BMKG Jambi Ibnu Sulistyono, foto: hidayat/kilasjambi.com

Jambi, kilasjambi.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi memperingati potensi terjadinya cuaca ekstrem di wilayah Jambi bagian Barat, terutama di wilayah Kerinci bagian Utara dan Tengah, serta sebagian Kota Sungaipenuh.

“Warga diminta lebih waspada, karena sifat hujan di atas normal, terkhusus Jambi bagian Barat,” kata Ibnu Sulistyono, Kepala BMKG Jambi, Kamis (16/09/2021).

BMKG sudah merilis di akhir Agustus merupakan pra-awal musim hujan tahun 2021. Khusus Provinsi Jambi, kata Ibnu, saat ini ada sebagian wilayah sudah masuk musim hujan. Pada akhir September barulah hampir semua wilayah sudah memasuki musim penghujan.

Ia menyampaikan, biasanya sebelum memasuki musim penghujan akan ada masa peralihan atau pancaroba. Di masa pancaroba hal yang sangat diwaspadai timbulnya cuaca ekstrem. Baik berupa angin kencang, hujan lebat, badai petir.

“Dan waktunya pada saat siang, dan sore hari, kini masih ada wilayah yang masih mengalami pancaroba,” katanya menegaskan.

Terkait fenomena hujan es di wilayah Kabupaten Meragin, Ibnu menjelaskan, fenomena tersebut akibat dari awan cumulonimbus (awan yang sering dikaitkan dengan berbagai penyebab cuaca ekstrem), “Sifatnya lokal, untuk lokasinya tidak terlalu luas. Radius 5 atau 10 kilometer, waktu singkat kurang lebih 10 menit,” kata Ibnu.

Saat ini di wilayah Jambi yang sudah memasuki musim penghujan, yaitu wilayah Bungo, Tebo, dan Merangin bagian Utara. Musim penghujan untuk bulan September dasarian (satuan waktu meteorologi, yang lamanya adalah sepuluh hari) kedua, sampai Oktober dasarian kedua.

Ibnu mengatakan, untuk Kota Jambi, September dasarian kedua ini mulai masuk musim hujan sampai Oktober dasarian pertama. “Jadi periode di Kota Jambi baru masuk pancaroba,” ujarnya.

Lanjutnya, hari ini untuk peringatan dini bahaya, waspada, dan bencana hidromitologi di Provinsi Jambi. Masih terpantau di beberapa wilayah di Merangin dan Sarolagun.

BMKG memperkirakan puncak musin hujan di Jambi pada bulan November 2021. “Sedangkan untuk potensi angin kencang tetap ada, harus tetap waspada,” tutupnya. (*)

Reporter: Hidayat

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *