Connect with us

Jambi

Pimpin Inkindo Jambi, Zulkifli Lubis: Organisasi Ini Perlu Kita Jaga dan Besarkan

Published

on

Ketua DPP Inkindo Jambi terpilih Zulkifli Lubis menerima pataka Inkindo dari pengurus DPN Inkindo Zulkifli Abdi, foto: ist

KILAS JAMBI – Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (DPP Inkindo) Jambi, menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) 2018 di Swiss-Belhotel Jambi, 8 Mei 2018.

Musyawarah Provinsi INKINDO Jambi mengusung tema “Peningkatan Sinergitas Inkindo Jambi Dalam Mensukseskan Program Pembangunan Yang Berkelanjutan”, Musyawarah Provinsi Tahun 2018 ini dihadiri Sekjen DPN Inkindo Ir. Erie Heryadi dan Ketua LPJK Provinsi Jambi Endria Putra.

Dari 3 kandidat utama calon ketua DPP Inkindo Jambi, Musprov Inkindo Jambi Tahun 2018 menetapkan Ketua terpilih yakni Zulkifli Lubis untuk periode kepengurusan 2018-2022.

Usai dinyatakan terpilih, Zulkifli Lubis mengajak pengurus dan anggota Inkindo Jambi untuk bekerja lebih baik. Sebab, organisasi harus segera menyesuaikan dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

“Kita dalam bekerja harus saling jujur, terbuka, mengedepankan toleransi dan santun dalam persaingan usaha sesuai dengan kode etik organisasi. Itulah cita-cita kita, semoga Allah SWT melancarkan dan meridhoi niat baik kita,” kata Zulkifli.

“Insya Allah Inkindo tetap bermartabat, Inkindo tetap maju dan Inkindo tetap jaya,” tambah Zulkifli.

Ia menegaskan jika organisasi ini (Inkindo) perlu dijaga dan dibesarkan, dengan cara menjaga profesionalitas dalam pekerjaan dan setia kepada organisasi. Menurutnya, tentu adanya riak-riak masalah dalam organisasi, tapi jika saling toleransi dan bersikap dewasa apapun perselisihannya bisa diatasi.

“Sangat mahal harganya jika keutuhan kita tergoyahkan karena hal-hal kecil yang bisa dimusyawarahkan, ketika terbangun suasana kebersamaan, secara ikatan emosional akan semakin kuat dalam organisasi,” kata Zulkifli. (*)

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *