Connect with us

Jambi

[Kilas Foto] Orang Rimba Tewas Dililit Ular Sanca

Published

on

Orang Rimba bernama Marinding tewas karena dililit ular Sanca sepanjang 3 meter, foto: ist

KILAS JAMBI – Marinding, 26 tahun, Orang Rimba di kawasan Pamenang, Kabupaten Merangin, tewas karena dililit ular Sanca sepanjang 3 meter. Menurut keterangan keluarga dan keterangan saksi yang dirangkum Kepala Desa Rejo Sari, Marinding berangkat berburu pada jumat malam, usai menonton televisi.

Dia berangkat berburu ke hutan desa seluas 2 hektar lebih membawa kecepek atau senjata api rakitan, golok dengan berjalan kaki.


Keluarga mulai curiga, pada Sabtu siang (11/7/2020) dilakukan pencarian oleh keluarga ke rumah teman dan kerabat Marinding, tetapi tak ditemukan. Baru pada Minggu paginya, keluarga melaporkan ke Kepala Desa Rejo Sari, Kurniawan. Dan dilakukan pencarian oleh beberapa keluarga dibantu perangkat desa.


Setelah pencarian tidak berhasil, Kades Kurniawan pun melapor ke orang Dinas Sosial Merangin. Dari sana, diputuskan membuat laporan ke Polsek Pamenang, Merangin. Tepatnya Senin pagi (13/7/2020) pihak keluarga didampingi Tumenggung Nilo dan pihak Dinas Sosial membuat laporan orang hilang ke Polsek Pamenang.


Setelah menerima laporan, Kapolsek Pamenang, Iptu Fatkur Rohman menyebar informasi ke seluruh lapis masyarakat Desa Rejo Sari dan Pematang Kancil.

Informasi orang hilang cepat menyebar di masyarakat. Pada Selasa sore, (14/7/2020) pukul 15.30 seorang warga yang tengah mencari rumput mencium bau menyengat dari dalam hutan. Jarak antara hutan yang mengeluarkan bau busuk itu dengan Desa Rejo Sari sekitar 1,5 kilometer. Maka pencari rumput menemui Kapolsek Rahman dan langsung dilakukan pencarian.


Saat tim kepolisian dan masyarakat mendatangi kawasan hutan berbau busuk, di sana, ditemukan tubuh pemuda yang kemudian terindentifikasi sebagai Marinding.

Untuk mengevakuasi korban, tim sekuat tenaga mengusir ular yang melilit dengan keras. Setelah beberapa menit pengusiran, barulah ular melepas lilitan dan pergi. (wendi)

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *