Connect with us

Jambi

Festival Kuliner Tampilkan Keunikan Makanan Khas Kota Jambi

Published

on

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mencicipi makanan di Festival Kuliner Kota Jambi.
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mencicipi makanan di Festival Kuliner Kota Jambi. Foto : Hidayat

Jambi, kilasjambi.com- Pemerintah Kota Jambi menggelar Festival Kuliner masakan khas Kota Jambi. Festival digelar di rest area Danau Sipin, Sabtu (27/11).

Kegiatan ini diikuti perwakilan 11 kecamatan di kota Jambi. Festival kuliner digelar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat serta menjadi wisata kuliner.

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengatakan, masakan tradisional bisa mengangkat keunggulan Kota Jambi dengan keunikannya.

“Festival masakan khas ini jangan sekedar di Kota Jambi. Tapi bisa sampai ke tingkat provinsi. Kita berharap bisa sampai di tingkat nasional,” katanya.

Fasha berharap kuliner Kota Jambi bisa ditampilkan pada jamuan internasional. Masakan tradisional Kota Jambi bisa dimodifikasi semenarik mungkin.

“Kalau kita melihat sesuatu yang unik bisa membuat orang ingin mencoba dan membuat berkesan untuk Kota Jambi,” kata Fasha di Rest Area Danau Sipin, Sabtu (27/11).

Fasha mengatakan Kota Jambi memiliki aneka ragam kuliner. Karena masyarakatnya terdiri dari berbagai suku dan daerah. Sehingga memiliki khas masing-masing.

“Harapan kita makanan ini bisa jadi jajanan pagi serta oleh-oleh khas Jambi. Sehingga bisa mengangkat Kota Jambi,” tutupnya.

Sementara itu, Parhannia perserta dari Kecamatan Danau Teluk mengatakan, mereka membuat masakan khas Jambi, yaitu roti jala dengan menggunakan kuah kari.

“Roti jala itu memiliki sejarah. Dahulunya dipanggil regit menjadi khas masyarakat seberang Kota Jambi. Sejak banjir diubah masyarakat setempat menjadi roti jala,” katanya.

Menurutnya, makanan roti jala ini dikarenakan bentuknya seperti jala ikan. Dengan bentuk yang unik membuatnya tidak membutuhkan waktu yang lama.

Bahan pembuatannya menggunakan tepung terigu, mentega, telur, dan garam.

“Membuatnya hanya 5 menit sudah selesai. Untuk membuat itu seperti melukis dan diputar putar dan berbentuk jala,” kata Parhannia saat diwawancara. (Hidayat)

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *