Connect with us

Jambi

Bayi Perempuan Dibuang di Teras Panti Asuhan

Published

on

Bayi malang yang dibuang ibunya di sebuah panti asuhan di kawasan Paal V Kota Baru kini mendapat perawatan di RS Abdul Manaf, foto: dayat/kilasjambi.com

Kota Jambi, kilasjambi.com – Penemuan bayi perempuan yang diletakkan di teras panti asuhan, hebohkan warga Jalan M. Kukuh RT. 19, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Bayi yang diperkirakan baru lahir tersebut, dibuang secara tak bertanggung jawab di Rumah Yatim Al- Muchtar.

Yuyun, pengelola panti asuhan yang pertama kali menemukan bayi tersebut di teras, saat ia hendak berangkat kerja.

“Iya, saat kami ingin berangkat kerja terkejut melihat ada bayi di teras rumah saya,” kata Yuyun, Selasa (18/01).

Kemudian, dirinya langsung mengabarkan penemuan bayi itu ke adik iparnya yang tinggal di sebelah rumahnya.

“Kami langsung menghampiri adik saya, dan kami langsung membawa ke rumah bersalin Budi Waluyo,” kata Yuyun.

Namun, pihak rumah bersalin menyarankan bayi dibawa ke Puskesmas Paal V atau RS Abdul Manaf untuk dilakukan perawatan.

“Iya waktu itu kan kami bawa ke rumah bersalin Budi Waluyo, akan tetapi disarankan ke Puskesmas dan rumah sakit Abdul Manaf,” katanya.

Sementara itu Reza Pahlevi, saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, bahwa saat ditemukan bayi malang tersebut sedang dalam keadaan tidur dan mendengkur, terbungkus kain berwarna kuning yang menutupi sebagian tubuhnya.

“Kakak ipar saya yang pertama menemukan, sekitar pukul 08.30 WIB. Dia mau berangkat kerja dan kaget kok ada bayi di depan rumah,” kata Reza.

“Waktu suami kakak ipar saya itu berangkat kerja sekira pukul 07.00 WIB, bayi itu belum ada. Jadi diletakkan di sini berarti setelah itu,” tambahnya.

Dikatakannya, di tubuh bayi tersebut masih ditemukan darah serta tali pusar masih menempel. Selain itu, ada bekas air yang diduga air ketuban.

Reza bersama kakak iparnya kemudian bergegas membawa bayi tersebut ke RS Abdul Manap untuk dirawat di dalam ruang inkubator, karena kondisinya yang prematur dengan berat 1 kg.

“Kami di sini tidak ada dengar suara tangisan bayi, warga atau tetangga juga tidak melihat ada yang letakkan bayi di sini, CCTV juga tidak ada,” kata Reza.

Kemudian, kejadian ini sontak menghebohkan warga sekitar, Reza menyebut banyak warga yang ingin mengadopsi bayi malang tersebut untuk dijadikan anak.

“Iya banyak tadi yang nanyain mau adopsi katanya, soalnya banyak warga yang kasihan juga,” kata Reza.

Kapolsek Kota Baru, Kompol Dhadhag Anindito mengatakan, terkait penemuan bayi itu pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan.

“Bayi saat ini sudah di rawat di rumah sakit dan kasusnya sedang kita selidiki lebih lanjut,” katanya saat dihubungi melalui pesan Whatsapp.

Reporter: Hidayat

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *