PPIH Provinsi Jambi Sambut Kedatangan Jemaah KLOTER BTH 21

Gubernur Jambi menyerahkan bendera merah putih ke PPIH Jambi saat menyambut kedatangan jemaah haji di asrama haji Provinsi Jambi, foto: ist

KILAS JAMBI – Jemaah haji Provinsi Jambi yang tergabung dalam KLOTER BTH 21 asal Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci, tiba di Tanah Air pada Sabtu (22/7/2023). Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi langsung memberikan penyambutan di Aula Asrama Haji Embarkasi Haji Antara (EHA) Jambi, setelah para jemaah melalui perjalanan panjang dari Tanah Suci dan mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Thaha Jambi pada pukul 06.35 WIB dan 06.50 WIB.

Sebelumnya, KLOTER BTH 21 diberangkatkan dari Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah pada 21 Juli 2023 sekira pukul 10.10 Waktu Arab Saudi (WAS) menggunakan maskapai Saudi Airlines SV 5076.

KLOTER BTH 21 tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Sabtu 22 Juli 2023 pukul 01.35 WIB. Kemudian diberangkatkan ke Jambi pada pukul 05.35 WIB dan 05.50 WIB, menggunakan dua unit maskapai Lion Air.

Sekira pukul 06.35 WIB dan 06.50 WIB seluruh jemaah tiba di Bandara Sulthan Thaha Jambi, kemudian dimobilisasi menggunakan sembilan unit bus menuju Asrama Haji Embarkasi Haji Antara (EHA) Jambi.

Setiba di Asrama Haji EHA Jambi, seluruh jemaah haji KLOTER BTH 21 disambut oleh para petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi. Kemudian para jemaah diarahkan dan dikoordinir masuk ke dalam Aula Asrama Haji, sembari mendapat pembagian koper jinjing. Berada di Asrama Haji EHA Jambi, seluruh jemaah diberikan pelayanan berupa pemberian konsumsi bubur, roti dan minuman hangat.

Salah seorang jemaah haji KLOTER BTH 21 asal Kabupaten Kerinci, H. Jalpahri Husin, mengucapkan rasa syukur bisa berangkat dan pulang beribadah haji, selamat hingga ke Tanah Air. Hal ini ia sampaikan berkat pelayanan dari para panitia.

“Terkait transportasi kami dari Kerinci hingga di Tanah Suci hingga pulang ke Jambi sudah bagus, dari pelayanan panitia juga bagus, tidak ada masalah. Kami hanya bersyukur atas panggilan haji,” ungkapnya.

Di Aula Asrama Haji EHA Jambi, seluruh jemaah mengikuti rangkaian acara seremonial penyambutan kepulangan jemaah haji. Pada acara seremonial tersebut, dihadiri oleh Gubernur Jambi, Al Haris, Kepala KANWIL Kementerian Agama Provinsi Jambi, H. Zoztafia, Asisten I SETDA Provinsi Jambi, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah KANWIL Kementerian Agama Provinsi Jambi, H. Wahyudi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, serta jajaran PPIH Provinsi Jambi.

Dalam acara seremonial tersebut, Ketua KLOTER BTH 21, H. Rasyip, melaporkan bahwa dari 372 jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci, dalam kepulangan hanya berjumlah 366 orang jemaah, karena terdapat 3 jemaah meninggal dunia di Tanah Suci, 2 jemaah masih berada di KKHI Arab Saudi, dan 1 jemaah tertinggal di Bandara AMMA Madinah karena adanya kesalahan komunikasi terkait paspor, sehingga jemaah tertinggal tersebut dipulangkan ke Indonesia mengikuti KLOTER berikutnya.

H. Rasyip melaporkan 3 jemaah yang meninggal dunia tersebut yakni Syaripuddin Abdul Wahab berusia 76 tahun meninggal dunia di Mina, selanjutnya Mat Rum Mat Ripat berusia 71 tahun meninggal dunia di Mekkah, dan Dalman Ali Saleh berusia 69 tahun meninggal dunia di Madinah.

Jemaah yang saat ini masih dilakukan perawatan intensif di Tanah Suci, yakni Basir bin Sabutil berusia 68 tahun dirawat di Rumah Sakit Saudi German Hospital Mekkah dan Jamaluddin Muhammad Amin berusia 95 tahun dirawat di Rumah Sakit General Hospital Madinah Al Munawaroh, Madinah.

“Kepada jemaah kami sebagai Ketua KLOTER, jika ada kesalahan kami dalam mengayomi Bapak Ibu, KARU, KAROM, dan selanjutnya yang menjadi dosa bagi kita, maka kita habiskan hari ini. Untuk jemaah tolong ibadah kita sebagaimana pas melaksanakan Arbain kemarin,” ujarnya.

Dalam acara seremonial tersebut, Kepala KANWIL Kementerian Agama Provinsi Jambi, H. Zoztafia, dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah yang telah kembali ke Tanah Air dan berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian rukun dan wajib haji. Ia juga berpesan agar para jemaah tiba di daerah masing-masing agar menjaga kemabrurannya.

“Alhamdulillah jemaah sudah menyelesaikan pelaksanaan ibadah haji baik rukun, wajib, sunnah, dan ibadah-ibadah lainya yang terlaksana dengan baik,” ungkap H. Zoztafia.

“Tentu harapan kami hanya satu, agar Bapak-bapak Ibu-ibu kita mampu mempertahankan kemabrurannya. Sesungguhnya kemabruran haji itu akan nampak setelah kita pulang. Bagaimana sikap kita secara pribadi baik di rumah tangga dan di masyarakat sekitarnya. Tentu kami berharap Bapak-bapak Ibu-ibu setelah menyandang predikat haji itu dapat memberikan contoh, tauladan, dan contoh baik dalam kehidupan masyarakat,” harapnya.

Selanjutnya, Gubernur Jambi, Al Haris, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa syukur dan selamat atas kepulangan jemaah haji. Ia berharap setibanya di daerahnya masing-masing, para jemaah dapat menjadi insan yang lebih baik.

“Kembali dari Mekkah jadilah insan yang baik. Kalau ada hubungan dengan orang belum baik, segeralah diperbaiki terutama dengan keluarga. Artinya ibadah haji ini sudah siap dan jelas rahmatnya,” ujar Al Haris.

“Dengan mengucap Bismillahirohmanirrahim, Alhamdulillah kepada Allah SWT, kami kembalikan jemaah haji asal Kerinci dan Merangin BTH 21 untuk kembali ke kabupaten daerahnya masing-masing,” lanjutnya.

Acara seremonial pemulangan jemaah haji KLOTER BTH 21 ditutup dengan penyerahan jemaah haji, ditandai dengan penyerahan bendera merah putih dari Ketua KLOTER BTH 21 kepada PPIH Provinsi Jambi.

Usai acara seremonial, selanjutnya jemaah KLOTER BTH 21 yang berasal dari Kabupaten Kerinci dimobilisasi menggunakan kendaraan travel untuk diberangkatkan menuju rumahnya masing-masing. Sementara untuk jemaah asal Kabupaten Merangin menunggu sejenak, mengantre menaiki bus untuk kembali ke daerahnya masing-masing. (Iz)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts