Connect with us

Budaya

[Kilas TV] Kerajinan Tangan Ramah Lingkungan dari Olahan Koran Bekas

Published

on

KILAS JAMBI – Memanfaatkan koran bekas, seorang ibu rumah tangga di Kota Jambi berhasil membuat berbagai macam kerajinan tangan yang ramah lingkungan. Menariknya, keahlian tersebut ia peroleh secara otodidak dan diajarkan kepada siswa sekolah dasar yang berada di lingkungan tempat tinggalnya.

Di Rumah Baca Evergreen di Kawasan Pematang Sulur, Kota Jambi, Yanti berkreasi mengolah koran bekas menjadi beragam kerajinan tangan yang ramah lingkungan. Di sela-sela tugasnya sebagai ibu rumah tangga, Yanti juga meluangkan waktunya untuk mengajarkan menganyam koran bekas kepada sejumlah siswa sekolah dasar.

Proses pembuatannya sederhana dan mudah, sebelum menganyam koran bekas, Yanti terlebih dahulu berdiskusi dengan siswa sekolah dasar dengan menggambar pola anyaman koran bekas yang akan dibuat menjadi sebuah kerajinan tangan. Setelah itu, barulah proses pembuatan kerajinan olahan koran bekas dilakukan, proses pertama koran bekas yang telah dilinting seukuran pipet dianyam menyerupai bentuk tembikar. Lalu proses selanjutnya, hasil anyaman dibentuk sesuai dengan keinginan dengan menggunakan bahan perekat lem kertas, agar tampilannya lebih menarik biasanya yanti mengoleskan hasil kerajinan tangannya dengan cat warna warni.

Yanti awalnya menggunakan bahan enceng gondok untuk beragam hasil kerajinannya, namun karena enceng gondok makin sulit didapat, ia beralih ke koran bekas karena lebih mudah didapat.

Dari hasil kreasinya, Yanti berhasil membuat bermacam kerajinan tangan dari olahan koran bekas, seperti topi, tas jinjing, vas bunga, wadah permen dan kotak tisu. Bahkan, Yanti juga membuat guci dari koran bekas berdiameter cukup besar dengan tinggi sekitar satu setengah meter.

“Untuk guci sebesar tadi, untuk bikin lintingannya saja butuh waktu sekitar dua minggu, itu lintingannya agak besar biar lebih kuat, kalau lintingannya kecil itu nanti lembek dan mudah bergerak. Jadi itu untuk menganyam butuh waktu sekitar dua sampai tingga minggu, ya sekitar lima mingguan lah untuk membuatnya, tapi kalau itu terus-terusan ya maksudnya itu setiap hari saya sempatkan waktu sekitar beberapa jam untuk ngerjain itu,” kata Yanti.

Yanti mengaku menerima pesanan pembuatan asksesoris dari olahan koran bekas, dan hasil penjualannya akan ia gunakan untuk pengelolahan Rumah Baca Evergreen. (kilasjambi.com)

Video: Kerajinan Tangan Ramah Lingkungan dari Olahan Koran Bekas

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *