Connect with us

Wisata

Jambi Kota Seberang akan Dijadikan Destinasi Wisata Batik Jambi

Published

on

Proses pembuatan Batik Jambi, foto: Ihsan

Kota Jambi, kilasjambi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, akan menjadikan sentra batik di kawasan Jambi Kota Seberang. Tepatnya, di Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, sebagai destinasi wisata.

Upaya ini dilakukan Pemkot Jambi sebagai bentuk merawat dan melestarikan Batik Jambi, dengan dijadikannya Jambi Kota Seberang sebagai destinasi wisata batik juga untuk makin mengenalkan Batik Jambi kepada wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Jambi, Mariani Yanti mengatakan, destinasi wisata Batik Jambi menjadi salah satu program unggulan yang dicanangkan oleh Wali Kota Jambi, Syarif Fasha.

“Pak Wali Kota sudah menegaskan ke kita, bahwa itu sudah menjadi pekerjaan kita. Baik itu Bappeda, PU dan Disperindag. Untuk membuat kawasan wisata budaya batik di seberang, itu wacana kita ke depan,” kata Mariani, Selasa (12/10).

Ia menyampaikan, jika para wisatawan hendak memasuki wilayah destinasi wisata batik di Jambi Kota Seberang, sudah terdapat jalur atau rutenya. Rute pintu masuk itu sepanjang 2,1 kilometer.

Sebagai bentuk pengenalan dan identitas Batik Jambi yang merupakan ikon negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, bagi wisatawan yang hendak memasuki wilayah destinasi wisata batik akan menggunakan batik Selendang Mayang.

“Karena kita ingin menerapkan hal itu seperti di daerah lain maupun negara lain, yang mana di suatu tempat destinasi wisata harus menggunakan pakaian khas atau tradisional yang dimiliki daerah setempat,” jelasnya.

Mariani juga mengatakan, sambil mengenakan Selendang Mayang, wisatawan bisa sambil berkeliling di lokasi destinasi wisata Batik, menuju sentral-sentral batik di lokasi tersebut. Pada saat menuju pintu keluar, para wisatawan harus mengembalikan Selendang Mayang yang digunakan.

Saat ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Jambi tengah mempersiapkan segala sesuatunya, terutama infrastruktur pendukung, untuk menjadikan Jambi Kota Seberang sebagai objek destinasi wisata batik.

“Untuk sekarang perlahan-lahan sudah kita siapkan. Dalam waktu 1-2 tahun In Sya Allah sudah lengkap,” katanya.

Didukung Pengrajin Batik

Pengrajin Batik Jambi pun mendukung upaya yang dilakukan Pemkot Jambi, “Dengan adanya destinasi wisata batik di Ulu Gedong akan membangkitkan kembali para pengrajin batik yang ada di Jambi Kota Seberang,” kata Zhorif, salah satu pengrajin Batik Jambi.

Untuk diketahui, Batik Jambi yang diproduksi oleh Zhorif pada tahun 2020 lalu bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI), dikenakan oleh Puan Maharani, Ketua DPR RI, pada saat acara upacara peringatan kemerdekaan RI.

“Alhamdulillah pemasarannya sudah nasional. Kita juga memiliki pelanggan di daerah Jakarta dan Bogor, serta Batik Zhorif merupakan satu-satunya batik yang ber-SNI di Provinsi Jambi,” katanya.

Sebagai pengrajin batik, ia mengharapkan agar pemerintah selalu mensupport dan membantu para pengrajin baik dari segi permodalan, pemasaran dan peningkatan sumber daya manusia.

Dikatakan Zhorif, pemerintah juga memerintahkan para ASN atau pun karyawan swasta untuk menggunakan produk batik yang benar-benar diproduksi oleh pengrajin batik yang ada di Kota Jambi.

“Kami juga harap pemerintah menjadikan kegiatan batik sebagai pembelajaran muatan lokal, sehingga bisa melestarikan Batik Jambi. Saya pun berharap, pemerintah selalu mengarahkan kepada tamu-tamu untuk mencari oleh-oleh ataupun souvenir ke tempat destinasi wisata yang ada di Jambi Kota Seberang,” tutup Zhorif.

Reporter: Ihsan

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *