Connect with us

Jambi

Belajar Daring, Sekolah Keluhkan Jaringan Internet

Published

on

Kepala SMPN 21 Tanjab Timur, Hendri Darmanto, foto: erik/kilasjambi.com

KILAS JAMBI – Pandemi Covid-19 memaksa kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan online, meskipun saat ini sebagian sekolah sudah ada yang melakukan proses pembelajaran tatap muka, namun belajar daring (dalam jaringan) masih tetap diutamakan.

Dengan belajar online yang paling dibutuhkan tentu adalah jaringan internet, namun koneksi internet yang lemah menjadi keluhan sejumlah sekolahembuat metode belajar wajib menggunakan jaringan internet.

Sehingga kegiatan belajar mengajar secara daring ini bukan hanya menjadi tantangan bagi para siswa. Namun, tantangan juga bagi para tenaga didik, para guru harus tetap bekerja secara profesional mengajar murid-muridnya dengan keterbatasan teknologi dan akses internet.

Jeleknya akses internet juga dirasakan pihak SMP Negeri 21 Tanjab Timur, padahal letak sekolah ini berlokasi di ibu kota kabutapen.

Hendri Darmanto, Kepala SMP Negeri 21 Tanjab Timur mengakui kondisi jaringan internet sekolah yang ia pimpin sangat lemah, kendati telah mendapat bantuan Wifi dari Kominfo setempat, sinyal Wifi dinilai masih lemah serta tidak merata kekuatannya di seluruh ruangan yang ada di sekolah

“Saya merasa sistem sekolah online ini sama sekali tidak efektif, baik untuk siswa maupun untuk guru yang mengajar,” kata Hendri.

Menindak lanjuti keluhannya itu, pihaknya telah menyampaikan permasalahan tersebut ke Kominfo, hanya saja hingga saat ini permintaannya tersebut belum mendapat tanggapan. (erik)

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *