Connect with us

Jambi

Batanghari dan Sungaipenuh Masuk Zona Oranye Covid-19 di Jambi

Published

on

Grafis sebaran zona Covid-19 Jambi. (Humas Pemprov Jambi)

KILASJAMBI– Kabupaten Batanghari dan Kota Sungaipenuh menjadi daerah di Provinsi Jambi yang masuk zona oranye (risiko sedang) sebaran Covid-19.

Hal itu terlihat dalam grafis laporan harian gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Jambi yang dirilis, Sabtu (15/8/2020).

Di dua daerah yang masuk zona oranye itu di antaranya di Kabupaten Batanghari terdapat konfirmasi 31 kasus, sembuh 14 dan kematian 1 kasus. Sedangkan di Sungaipenuh terdapat 28 kasus konfirmasi positif, 15 sembuh dan kematian nihil.

Dari 11 daerah di Provinsi Jambi, selain Kabupaten Batanghari dan Kota Sungaipenuh yang masuk zona oranye, juga ada daerah lain yang masuk zona kuning (risiko rendah).

Untuk daerah yang masuk zona kuning itu adalah, Tanjungjabung Timur, Tanjungjabung Barat, Kota Jambi, Muaro Jambi, Sarolangun, Tebo, Bungo, dan Kerinci.

Sementara itu, hanya satu daerah yang zona hijau atau tidak ada kasus, yakin Merangin. Di Kabupaten Merangin tercatat 21 kasus konfirmasi, namun semuanya sembuh sehingga tidak ada kasus.

Baca juga: 3 Pasien Positif Covid-19 dari Batanghari

3 Konfirmasi Positif Covid-19

Daftar pemeriksaan swab konfirmasi Covid-19 per 15 Agustus 2020.

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Jambi merilis tiga tambahan pasien positif corona virus atau Covid-19 per 15 Agustus 2020. Ketiga pasien konfirmasi positif itu berasal dari Kabupaten Batanghari.

“Hari ini hasil swab yang keluar 4, di antaranya 3 positif dan 1 sembuh. Semuanya berasal dari Batanghari,” kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 Jambi, Johansyah dalam laporan harian, Sabtu (15/8/2020).

Masih menurut laporan harian Gugus Tugas Covid-19 Jambi itu, tiga orang pasien yang terkonfirmasi positif itu tertular dari riwayat kontak dengan pasien yang sebelumnya.

“Ketiganya riwayat kontak erat dengan pasien 181 dan 182,” kata Johan.

Selain konfirmasi positif, juga terdapat pemeriksaan hasil swab negatif yang juga berasal dari Batanghari. Dengan pemeriksaan negatif itu pasien dibolehkan pulang.

Sementara itu, untuk pasien yang dinyatakan sembuh itu adalah pasien 136 inisial IL, perempuan berusia 26 tahun. Pasien tersebut sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Hamba Batanghari.

Hingga 15 Agustus 2020, Provinsi Jambi mencatat sebanyak 225 kasus konfirmasi positif. Dari jumlah tersebut, di antaranya 100 pasien masih dalam proses perawatan dan pasien sembuh terdapat 121 orang.

Sedangkan angka kematian tercatat 4 kasus. Dan selanjutnya 47 spesimen masih menunggu hasil.

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *