Bangun Sinergitas Tingkatkan Literasi di Jambi

KILAS JAMBI – Para pegiat literasi dirangkul untuk bersinergi meningkatkan literasi di Jambi. Komitmen itu menguat dalam Deklarasi Pengurus Forum Pegiat Literasi Jambi (FPLJ) di Hotel Odua Weston, Jambi, Selasa (1/11/2022). Bersamaan dengan itu pula, dilangsungkan Workshop Duta Baca dan Pegiat Literasi Daerah Jambi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Jambi.

Ketua FPLJ, Fajrin Nurpasca mengatakan, ada banyak komunitas dan pegiat yang berjuang membangun literasi di Jambi. Kehadiran FPLJ berperan menyatukan sekaligus mensinergikan kerja tersebut sehingga tujuan bersama dapat tercapai.

“Kita ingin agar hadirnya Forum Pegiat Literasi Jambi sebagai penyatu dan ruang kolaborasi untuk para pegiat literasi di Jambi,” kata Fajrin.

Setelah terbentuknya pengurus baru, lanjut Fajrin, program kerja akan segera dilaksanakan. Di antaranya pelatihan, pendataan komunitas, pengembangan website, kunjungan dan kerja sama dengan para pemangku kebijakan. Tak ketinggalan akan dilaksanakan Festival Literasi Jambi sebagai ajang tahunan.

Irma Tambunan, mewakili Tim Ad-hoc pemilihan Ketua FPLJ untuk masa kepengurusan 2022-2024 telah berlangsung pada 2 September lalu. Pemilihan itu berlangsung dalam jaringan. Dari empat kandidat, Fajrin Nurpasca akhirnya terpilih sebagai ketua.

“Atas masukan dari para pegiat literasi, proses pemilihan berlangsung dalam jaringan,” kata Irma.

Dalam susunan pengurus yang telah selesai dibentuk, Sekretaris FPLJ dipegang oleh Masyithah, bendahara Novita Sari. 4 bidang juga telah dibentuk, terdiri atas Bidang Pengembangan Organisasi dan SDM yang diketuai Yoni Elviandri Arrajid, Bidang Litbang dan Advokasi oleh Sean Popo Hardi, Bidang Informasi dan Komunikasi diketuai Hidayat Syarifuddin, serta Bidang Program dan Kemitraan oleh Rieo Fadilla.

Acara workshop Duta Baca Daerah dan Pegiat Literasi Daerah Jambi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Jambi dilangsungkan secara hybrid (daring dan luring), dibuka oleh Sekretaris DPAD Provinsi Jambi Amir Muslim, yang mewakili Kepala DPAD.

Amir mengapresiasi terselengggaranya kegiatan ini. Perlu digelar gerakan gemar membaca, melalui pembudayaan membaca melalui motor penggerak.

“Selamat atas deklarasi terbentuknya FPLJ, mudah-mudahan berkembang lebih baik. FPLJ ini menjadi salah satu penggerak budaya baca di Jambi,” kata Amir.

Menurutnya, terdapat tiga tujuan dalam kegiatan ini, meningkatkan kapasitas dan partisipasi duta baca dan pegiat literasi, meningkatkan pelaksanaan program budaya baca untuk Indonesia maju dan meningkatkan kolaborasi dan peningkatan budaya baca di daerah masing-masing. Saat ini menurutnya terdapat peningkatan budaya baca di Jambi, dengan naiknya jumlah pengunjung perpustakaan sebanyak 300-400 orang perhari.

Kegiatan itu merupakan implementasi dari fungsi perpustakaan sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untuk meningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa. Terdapat 85 orang pegiat yang bergabung, terbagi menjadi 55 orang yang hadir secara online dan 30 orang yang hadir di lokasi yang mewakili Kabupaten Kerinci, Batanghari, Sarolangun, Muaro Jambi dan Kota Jambi.

Untuk diketahui, workshop ini diisi oleh dua orang narasumber, Dr. Adin Bondar, M.Si
Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional RI dan M. Nur Al Yakin Devi, SE
Pustakawan Muda pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batanghari (Master Trainer Nasional).

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts