Connect with us

Inforial

Anggota DPR RI Zulfikar Achmad Sampaikan Misi Program BKKBN bagi Masyarakat Bungo

Published

on

Selain sosialisasi program BKKBN di Bungo juga diisi dengan pembagian paket sembako. (foto: dok BKKBN)

KILASJAMBI– Sosialisasi pentingnya Keluarga Berencana (KB) gencar dan terus dilakukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan mitra kerjanya, Komisi IX di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Kali ini sosialisasi dilakukan di Balai Penyuluh KB Muko Muko, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Jambi.

Sosialisasi yang bertema “Program Pembangunan Keluarga Bersama Mitra Kerja” ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR, Zulfikar Achmad yang diwakili oleh Dharman SPd, MPd.

Dalam kesempatan itu, Zulfikar ikut mengkampanyekan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), yang kini dikemas dalam istilah baru menjadi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana disingkat Bangga Kencana.

Program tersebut juga merupakan wujud dari upaya pemerintah melaksanakan kebijakan pembangunan keluarga melalui peningkatan 8 kualitas penduduk yang diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, kebijakan kependudukan melalui aspek pengendalian kuantitas penduduk dan Keluarga Berencana.

“Misi program KKBPK adalah melakukan pembangunan keluarga dengan ekonomi produktif dan pelaksanaan fungsi keluarga. Nah dalam hal inilah maka kader KB juga dituntut untuk bisa ikut memberdayakan ekonomi keluarga,” ujar Dharman yang membacakan sambutan Zulfikar Ahmad, 5 Desember 2020.

Menurut dia, pemberdayaan ekonomi keluarga bisa dengan menggali potensi yang ada di daerah masing-masing.

“Untuk itulah kita harus kreatif, juga jeli melihat potensi yang ada. Ini sebagai upaya ikut memberdayakan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia pun mengajak warga terus memperkenalkan KB dengan cara baru dan menyikapinya di masa pandemi.

“Saya harap program KB terus di perkenalkan dengan cara-cara baru. Para ibu juga mari kita jaga kesehatan masing-masing terutama dari pandemi COVID-19,” kata dia.

Program ini, menurut Zulfikar merupakan wujud dari upaya pemerintah melaksanakan kebijakan pembangunan keluarga melalui peningkatan delapan kualitas penduduk yang diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, kebijakan kependudukan melalui aspek pengendalian kuantitas penduduk dan Keluarga Berencana.

Untuk membentuk keluarga yang berkualitas, lanjutnya upaya itu bisa dimulai dengan perencanaan perkawinan yang baik. Karena perkawinan yang direncanakan dengan baik, akan menghasilkan keluarga yang berkualitas.

Karena itu, Bangga Kencana ini program yang baik. Masyarakat, khususnya mereka yang masih muda dan akan mempunyai keluarga perlu mengetahui program ini.

Menurutnya, kerjasama lintas sektor itu bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang program bangga kencana.

Program tersebut secara luas memberikan pengetahuan tentang siklus kehidupan manusia, yang tertuang dalam program bangga kencana, mulai dari penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, pengasuhan, hingga pada penyiapan lansia tangguh.

“Saya sangat apresiasi pelaksanaan Program Bangga Kencana di Jambi, walaupun di masa pandemi COVID-19 ini, masih tetap melaksanakan pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan KB dengan baik,” ucap dia.

Sementara itu, Zulfikri Arif, Managing Director PT Solindo Duta Praga, selaku Event Organizer dalam sejumlah Program Keluarga BKKBN berharap, sosialisasi dan juga bantuan yang telah diberikan BKKBN beserta Komisi IX DPR dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami melihat komitmen BKKBN untuk terus melakukan sosialisasi mengenai pentingnya Keluarga Berencana demi mewujudkan keluarga Indonesia yang sejahtera cukup besar. Kami berharap program-program baik itu berupa pelatihan, sosialisasi atau bantuan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Zulfikri Arif.

Menurutnya, apa yang dilakukan BKKBN saat ini menandakan negara hadir dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang sejahtera.

“Ini bagian dari upaya pemerintah menjadikan masyarakatnya sejahtera,” ujar Zulfikri Arif.

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *