KILAS JAMBI – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) berlangsung penuh khidmat. Wakil Bupati Tanjabtim, Muslimin Tanja, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Selasa (6/1/2026), membacakan amanat penting dari Gubernur Jambi di hadapan seluruh peserta yang memadati Halaman Kantor Bupati.
Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Tanjabtim, muslimin Tanja, Beliau tampak mengenakan pakaian adat teluk Belanga lengkap, berdiri di atas podium utama di hadapan para peserta upacara. Upacara di ikuti oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekertaris Daerah, para penjabat eslon, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Tanjabtim.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Muslimin, Gubernur Jambi menegaskan bahwa usia ke-69 ini merupakan momentum refleksi atas perjalanan panjang pembangunan di Bumi Pucuk Jambi sembilan Lurah.
“Provinsi Jambi berdiri di atas fondasi semangat gotong royong, persatuan, dan kerja keras para pendahulu, Nilai luhur itulah yang menjadi bekal kita untuk terus melangkah maju,” tegas Muslimin mengutip sambutan Gubernur.
Di tengah suasana perayaan, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyampaikan empati mendalam atas musibah banjir bandang yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir 2025. Gubernur mengapresiasi tinggi kepedulian masyarakat Jambi yang telah bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan ke provinsi-provinsi tetangga tersebut.
Berita menggembirakan juga di sampaikan terkait kondisi ekonomi makro Provinsi Jambi, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Jambi tren positif yaitu, Pertumbuhan Ekonomi, Pengendalian inflasi, Pengganguran dan IPM indeksi Pembangunan Manusia (IPM) 2025 naik menjadi 75,13, meningkat 0,77 poin dari tahun sebelumnya.
Menutup sambutannya, Gubernur melalui Wabub Muslimin Tanja mengajak seluruh elemen di Tanjabtim untuk terus bersinergi mewujudkan visi, “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi Mantap 2029”. Fokus utama ke depan meliputi tata kelola pemerintahan yang efesien, peningkatan daya saing sektor unggulan, serta penguatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. ( Vin)