Pastikan Kenyamanan Jemaah saat Beribadah, Petugas KLOTER Provinsi Jambi Lakukan Survei Tenda Arafah dan Mina

Petugas Kelompok Terbang (KLOTER) Provinsi Jambi, foto: ist

KILAS JAMBI – Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA), para petugas Kelompok Terbang (KLOTER) Provinsi Jambi melakukan survei ke berbagai lokasi tenda yang akan digunakan oleh para jemaah untuk beribadah dan beristirahat.  Survei dilakukan untuk memastikan kesiapan tenda, termasuk fasilitas penunjang seperti sistem Air Conditioner (AC), toilet, dan jalur evakuasi darurat. Di Arafah, para petugas meninjau lokasi tenda yang akan dipakai saat wukuf, sedangkan di Mina, mereka memeriksa kesiapan tenda untuk melaksanakan mabit dan melontar jumrah.

Kepada tim sekitarjambi.com, Ketua KLOTER BTH 16 Provinsi Jambi, Muhammad Akhfaz Ishak, menginformasikan bahwa ia bersama petugas lainnya telah melakukan survei tenda Arafah pada Minggu, 1 Juni 2025 malam.

“Alhamdulillah kemarin sudah meninjau tenda di Arafah dan Mina.  Alhamdulillah tenda bagus dan fasilitas bagus semua,” ujarnya melalui pesan WhatsApp pada Senin (2/6/2025).

Melalui kiriman video, ia menunjukan beberapa tenda yang akan ditempati para jemaah selama berada di Arafah. Dalam tenda tersebut terdapat alas tidur (kasur), selimut, dan bantal. Selain itu, di teras tenda terdapat taman kecil yang didesain asri. Setiap tenda memiliki AC dan dalam kondisi bersih serta rapi.  Diinformasikan bahwa KLOTER BTH 16 Provinsi Jambi yang terdiri dari jemaah Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo dan Kabupaten Muaro Jambi ini nantinya akan dibagi ke dalam dua tenda.

Muhammad Akhfaz Ishak juga mengabarkan bahwa seluruh jemaah KLOTER BTH 16 Provinsi Jambi dalam keadaan sehat.  Diinformasikan bahwa jelang pelaksanaan puncak ibadah haji di ARMUZNA, dilakukan aktivitas pembacaan doa dan yasin berjemaah di hotel, dengan harapan seluruh jemaah dan petugas dalam keadaan sehat dan diberikan keselamatan.  Diinformasikan bahwa keberangkatan jemaah KLOTER BTH 16 dari hotel ke Arafah pada Rabu, 4 Juni 2025.

“Pada hari ini Senin, 2 Juni 2025 pukul 07.31 WAS, KLOTER BTH 16 melaksanakan yasinan bersama, persiapan ARMUZNA,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua KLOTER BTH 20, Iwan Riadi Marsahid, menginformasikan bahwa ia bersama petugas yang lain juga sudah melakukan survei tenda Arafah dan Mina pada Kamis, 29 Mei 2025 pukul 10.00 WAS.  Seperti KLOTER BTH 16, KLOTER BTH 20 juga mendapatkan dua tenda, dengan fasilitas alas tidur, selimut, dan bantal untuk para jemaah dan petugas.

“Tenda Arafah terdiri dari dua tenda.  Satu tenda besar kapasitas 305 orang dan satu tenda kecil kapasitas 140 orang,” ujarnya.

Iwan Riadi Marsahid mengatakan, pada pelaksanaan melempar jumrah di Mina, mayoritas jemaah KLOTER BTH 20 menggunakan sistem tanazul dan hanya sebagian jemaah melakukan mabit di Mina.  Dalam hal ini, pihak syarikah menyediakan tenda yang menampung maksimal 33% dari jumlah jemaah satu KLOTER yang mengikuti mekanisme murur.  Meski demikian, petugas KLOTER hanya meminta pihak syarikah untuk menyediakan satu tenda di Mina berkapasitas 150 orang, yang diperuntukkan bagi para jemaah yang menggunakan sistem murur dari Muzdalifah dan mabit (bermalam) di Mina.  Para jemaah tersebut terkategori Lanjut Usia (LANSIA), Disabilitas, Obesitas, Risiko Tinggi (RISTI), dan Pendamping.

“Space 150 ini kami yang minta ke syarikah untuk menyediakan 150 space jemaah yang murur untuk mabit di Mina. Karena yang 300 jemaah tanazul pulang ke hotel,” ungkapnya.

“Untuk jemaah murur didorong dari Arafah melewati Muzdalifah tanpa turun dari bus. Bus berjalan pelan di Muzdalifah menuju tenda Mina untuk mabit selama nafar awal sampai dengan nafar tsani. Untuk jemaah tanazul didorong dari Arafah ke Muzdalifah untuk mabit di Muzdalifah dan kemudian didorong ke Mina untuk melontar jumrah aqobah, kemudian pulang berjalan kaki ke hotel,” tambahnya.

Iwan Riadi Marsahid menuturkan bahwa ia sudah berkoordinasi dengan pihak syarikah terkait pemberangkatan ke Arafah yakni pada Rabu, 4 Juni 2025 dengan jadwal pukul 06.00 – 10.00 WAS menggunakan tujuh (7) unit bus. Saat ini para jemaah tengah melakukan persiapan fisik dan persiapan dengan memperbanyak pembekalan bimbingan ibadah.

“Untuk persiapan jelang ARMUZNA, jemaah sudah mengurangi ibadah di Masjidil Haram dan melakukan ibadah di musala hotel. Dilakukan pemantapan manasik menjelang ARMUZNA oleh pembimbing ibadah KLOTER, dilakukan bertahap per rombongan,” ujarnya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts