KILAS JAMBI – Kamis, 15 Mei 2025 menjadi hari kedua bagi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Jambi memberangkatkan Jemaah Calon Haji (JCH) ke Tanah Suci. Dimulai dengan proses pengecekan barang bawaan dan koper kecil melalui X-Tray, para jemaah Kelompok Terbang (KLOTER) BTH 14, dengan tertib dan satu per satu dilakukan body checking ketika memasuki Aula Arafah Asrama EHA Provinsi Jambi guna mengikuti acara seremonial pelepasan jemaah.
Acara seremonial yang berlangsung sekira 30 menit pada pukul 08.50 – 09.20 WIB diikuti antusias para jemaah KLOTER BTH 14. Terdiri dari 230 jemaah Kota Jambi, 125 jemaah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, 81 jemaah Kota Sungai Penuh, 2 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 orang Petugas KBIHU, dan 4 PPIH KLOTER, BTH 14 berisi 445 orang JCH.
Prosesi pelepasan jemaah ke Tanah Suci berlangsung khidmat, dihadiri oleh Gubernur Jambi melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Muktamar Hamdi, Kepala Kantor Wilayah (KANWIL) Kementerian Agama (KEMENAG) Provinsi Jambi Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I., Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) KANWIL KEMENAG Provinsi Jambi Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., Kepala Kantor KEMENAG Kota Jambi Dr. H. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., dan perwakilan Kepala Kantor KEMENAG Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kota Sungai Penuh.
Pada sambutannya, Kepala KANWIL KEMENAG Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukurnya, karena tahun ini Embarkasi Haji Antara masih dilanjutkan. Sesuai dengan komitmen Gubernur Jambi melalui Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 5 Tahun 2014, bahwa semua pembiayaan operasional haji ditanggung oleh Pemerintah Daerah.
Dalam laporannya, Mahbub menyampaikan bahwa KLOTER BTH 14 diterbangkan ke Tanah Suci pada pukul 18.25 WIB melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Jemaah akan mendarat di Madinah, mengikuti pemberangkatan gelombang pertama pada penyelenggaraan ibadah haji 2025.
“Selamat menunaikan ibadah haji, mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur. Dan petugas titip jemaah, dari sisi kesehatan maupun dari sisi administrasi semuanya. Mohon maaf apabila di Asrama EHA ini ada yang tidak berkenan, ada yang kurang, mohon sampaikan ke saya nanti saya perbaiki,” tuturnya.
Sementara itu Gubernur Jambi melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Muktamar Hamdi, mengatakan bahwa haji adalah ibadah fisik dan ibadah spiritual. Ia meminta jemaah untuk memanfaatkan waktu panjang di Tanah Suci untuk betul-betul beribadah. Ia juga berpesan agar para jemaah mengikuti aturan-aturan yang ada di Tanah Suci dan tetap menjaga nama baik Provinsi Jambi.
“Jaga kesehatan, karena hampir 70 persen ibadah ini merupakan ibadah fisik yang memerlukan stamina dan kondisi fisik yang fit. Kita berada di negeri orang, tentu tugas kita salah satunya adalah menjaga nama baik khususnya Provinsi Jambi. Sesungguhnya jemaah Indonesia ini jemaah yang sangat patuh dan disiplin, ini jangan kita rusak, mari kita jaga, ikuti arahan-arahan yang sudah ditentukan petugas,” tuturnya.
Pelepasan jemaah ditandai dengan penyerahan bendera merah putih dari panitia penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) EHA Provinsi Jambi yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Muktamar Hamdi, kepada Ketua KLOTER BTH 14, Arpah Muhammad Amin. (*)