Connect with us

Jambi

Pentas Santri Quhas School 2020 Memukau

Published

on

Pentas Santri Quhas School 2020 yang berlangsung di Taman Budaya Jambi, foto: riki

KILAS JAMBI – Sukses dan mengagumkan, kata-kata ini pantas disandangkan untuk panitia Pentas Santri (Pentri) 2020, Quran Hadist (Quhas) School Dar Al Masaleh Jambi. Agenda tahunan ini menjadi ajang mengumpulkan kreatifitas seni santri di Yayasan Pesantren Terpadu di bawah komando Ustad Hasbullah Ahmad.

Bagaimana tidak dibilang mengagumkan? Kegiatan yang melibatkan seluruh program yang ada di yayasan itu sukses memukau penonton yang hadir. Pada pagelaran itu, para santri menampilkan berbagai macam kreasi seni ala santri. Di antaranya ada musikalisasi puisi, puitisasi quran, parodi komedi, tari-tarian, solo melayu, shalawat anggota tubuh, asmaul husna dengan gerakan tangan dan kreasi dance musikal. Tidak ketinggalan hadis dengan gerakan, serta beat box shalawat.

Penampilan Santri di Pentri Quhas School 2020, foto: ist

Ketua Panitia, Afriana Santosa mengucapkan terima kasih atas  kerja semua pihak yang membantu hingga acara Pentas Santri berjalan sukses.

“Alhamdulillah, acara berjalan sukses. Kegiatan ini merupakan wujud karya santri, dari santri untuk santri, dan secara tidak langsung santrilah yang berperan aktif dalam kegiatan seni ini,” kata Afriana, Kamis (30/1).

Tidak hanya penampilan kreatifitas santri saja, Afriana menambahkan yang ditampilkan pada Pentri kali ini. Juga ada bazar yang berisi pameran hasil praktek sains santri seperti tabungan dari kaleng bekas, gelang dari manik-manik, dan lain-lainnya.

Pengurusan Yayasan, Ustad dan Ustazah Quhas School, foto: ist

Sementara itu, Pemilik Yayasan Pesantren Terpadu Dar Al Masaleh, DR Hasbullah Ahmad, mengaku bangga dengan kreatifitas santri yang ditampilkan.

“Kreatifitas santri harus didukung dan ditingkatkan serta difasilitasi. Karena dalam bidang seni, besar harapan akan lahir dari santri ilmuwan-ilmuwan di masa yang akan datang. Insya Allah, kita akan terus memfasilitasi santri untuk mengembangkan bakat-bakatnya,” kata ustad yang terkenal ramah ini.

Pemilik Yayasan Pesantren Terpadu Dar Al Masaleh, DR Hasbullah Ahmad, foto: ist

Sekedar informasi, santri yang menampilkan kreatifitas berasal dari semua program formal dan non formal. Untuk program formal yakni RA Quhas Kindergarten (RA/TK), MI Quhas Primary School (MI/SD). Dan dari program non formalnya yaitu Quran Integrated School (QUIS), Quran Hadits For Kids (Quhas Kids), Al-Quran Learning School (AQL School) dan Camp Tahfidz (Mabit Tahfiz). (*)

Continue Reading
Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *