Demi Bahagiakan Orang Tua, Kurniadi Nekat Curi Tronton

Demi Bahagiakan Orang Tua, Kurniadi Nekat Curi Tronton Kaharudin kilasjambi.com

KILAS JAMBI - Berdalih ingin membahagiakan orang tua, Adi Kurniadi (19) warga RT 13 Dusun Persibaru, Kutoharjo Jawa Tengah nekat mencuri satu unit mobil roda enam milik PT Kurnia Tunggal (KT) Talangduku. Mobil tersebut rencananya akan dibawa pulang ke kampung halaman dan akan ditunjukkan kepada orang tuanya.

"Niatnya mau dibawa ke kampung. Mau kasih tahu ke orang tua kalau saya sudah kerja," ungkap Kurniadi tersangka pencurian di Mapolsek Maro Sebo, Selasa 23 Mei 2017.

Kurniadi diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Muarojambi, Senin 22 Mei 2017, pukul 17.30 WIB di Jalan Bajubang-Tempino. Peristiwa pencurian truk tronton roda 6 ini terjadi pada Minggu 21 Mei 2017 sekira pukul 19.00 WIB diparkiran PT Kurnia Tunggal, Desa Talangduku Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muarojambi.

Kapolres Muarojambi, AKBP Dedi Kusuma Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Handreas mengatakan kejadian ini bermula pada saat kendaraan Truk Tronton merek Hino warna Hijau di parkir PT Kurnia Tunggal Desa Talangduku.

Saat itu, Sumardi sopir mobil sedang mandi dan kunci kontak ada di dalam mobil. Pelaku yang merupakan kernet mobil tersebut langsung melarikan kendaraan. "Mendapat laporan, anggota unit Opsnal langsung melakukan penyelidikan," kata Handreas.

Informasi tentang keberadaan mobil truk tronton Hino PG 23509 warna hijau Nomor Polisi BE 9347 CM berhasil diendus petugas. Unit Opsnal langsung melakukan pengejaran dan penyisiran di daerah Jalan Bajubang-Tempino.

"Pada saat penyisiran petugas menemukan mobil tersebut sedang berjalan kearah Muara Bulian. Langsung dikejar dan distop di depan Polsek Bajubang," jelas Kasat Reskrim.

Adi Kurniadi pun langsung diamankan berserta barang bukti satu unit mobil truk Hino warna hijau Nomor polisi BE 9347 CM. Pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Marosebo.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Kurniadi dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian. "Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara," katanya. (kaharudin)